Bapenda Riau: Kalau 0 Persen Bukan Pajak Namanya!

Dibaca: 20767 kali  Rabu, 21 Maret 2018 | 13:31:17 WIB
Bapenda Riau: Kalau 0 Persen Bukan Pajak Namanya!
Ket Foto :

PEKANBARU - Riautribune:Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau Indra Putra Yana, desak atau berkeinginan agar pajak pertalite 0 persen itu dianggap tidak realistis.

"Kalau 0 persen bukan pajak lagi namanya. Buat apa ada pajak kalau seperti itu," katanya saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur Riau, Rabu 21 Maret 2018 di Pekanbaru.

Indra mengatakan itu sambil berjalan menuju ke lift di menara lancang kuning. Adanya pernyataan yang mendesak agar Pemprov Riau menyetujui pajak pertalite hingga angka demikian, lebih baik pajak untuk BBM jenis pertalite dihapuskan saja.

"Kalau ada pajak 0 persen itu tidak realistis," katanya. Dia menambahkan, usulan seperti itu sangat jauh dari aturan Perda yang saat ini tengah digodok DPRD Riau.

Artinya memang berkeinginan pajak pertalite dihapus, sama dengan tidak perlu Perda yang mengatur tentang pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor. "Kalau 0 persen itu bukan pajak namanya," ujarnya sekali lagi sambil masuk ke lift menuju ruang Plt Gubernur Riau di lantai 7 gedung menara Lancang Kuning. (bpc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.