Mahasiswa Universitas Riau Raih Prestasi Tingkat Internasional

Dibaca: 12887 kali  Rabu, 14 Februari 2018 | 08:56:14 WIB
Mahasiswa Universitas Riau Raih Prestasi Tingkat Internasional
Ket Foto :

PEKANBARU - riautribune : Universitas Riau (Unri) kembali menorehkan prestasi tingkat internasional pada penyelenggaraan kegiatan Thailand Inventors Day yang dilaksanakan oleh National Research Council of Thailand (NRCT) yang dilaksanakan di Thailand (2/2). Prestasi ini diraih melalui Syahabudin Ahmad mahasiswa pada Fakultas Pertanian Unri dan Sri Wahyuni pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unri.

Kedua mahasiswa Unri ini meraih Bronze Medal atau medali perunggu dan Special Award dari Haller Inventio Foundation Polandia. Menurut Sri Wahyuni, peserta yang mengikuti kegitan tahun ini terdiri dari 23 negara dan 22 organisasi intersional. “Ada 23 negara yang ikut ambil bagian pada kegiatan tahun ini. Selain itu ada 22 organisasi yang membidangi masalah lingkungan juga berpartisipasi,” ungkapnya.

“Kami (Unri-red) mengikuti lomba dibidang Invention of Agriculture dan Environmet, dan kami memberi judul pada produk kami itu M-BITION (Microtechnology Biomethal Remediation), Remediation of Post Mining Land Based on Microorganism Inducted in Hyperacumulator Plant Cells as a restoratuin Effort on Post Mining Land in Riau Province” yang merupakan sebuah inovasi untuk meremediasi tanah tercemar,” lanjutnya.

Kegiatan lomba yang diikuti delegasi dari Unri ini bersifat kompetisi atau perlombaan yang dilaksanakan dari tanggal 2-6 Februari 2018 di kota Bangkok. “Kegiatan yang berpusat di International Trade and Exhibition Center (BITEC) ini, memberikan banyak pengalaman dan peluang ilmu pengetahuan sangat banyak bagi kami,” kata Mahasiswa berprestasi 1 Unri tahun 2017 ini.

“Kita (Unri-red) harus berani untuk menargetkan kegiatan-kegiatan yang sifatnya go Internasional. Untuk mahasiswa lain, yang paling penting itu adalah niat dan tekad yang kuat. Karena niat yang kuat membentuk pola pikir dan keyakinan yang dalam sehingga mendorong kita pada perbuatan untuk mencapai keinginan itu. Sebab terkadang mahasiswa belum mencoba atau berhenti di tengah karena rintangan dana atau hal apa pun. Tapi semua harus dicoba karena banyak pembelajaran, tutup Ketua Mahasiswa Berprestasi Universitas Riau Community (MURC) ini. (rb)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.