Jadi Plt Walikota , Ayat Siap Emban Dua Tugas Utama

Dibaca: 18641 kali  Selasa, 13 Februari 2018 | 14:32:34 WIB
Jadi Plt Walikota , Ayat Siap Emban Dua Tugas Utama
Ket Foto :

PEKANBARU - riautribune : Ayat Cahyadi akan menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Pekanbaru menggantikan Firdaus yang cuti kampanye untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Riau terhitung mulai 15 Februari sampai 23 Juni 2018 mendatang.

Ada dua tugas utama yang yang diamanahkan kepada Ayat Cahyadi selama menjabat. "Benar, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur saya ditunjuk langsung sebagai Plt. Walikota Pekanbaru dan tidak akan ada pelantikan terhadap penunjukan tersebut.

Dalam isi surat itu, isinya yakni menjaga stabilitas politik dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan di Kota Pekanbaru," ungkap Ayat Cahyadi di ruang kerjanya kepada sejumlah awak media, Selasa (13/2/2018).

Dijelaskannya, selama menjabat Plt Walikota Pekanbaru lebih kurang empat bulan, dirinya hanya menjalankan tugas-tugas Walikota yang ditinggalkan Firdaus selama dirinya cuti. "Kita ini hanya menjalankan tugas. Jadi menjadi Plt Walikota Pekanbaru ini tidak ada yang spesial, karena Walikotanya tetap Pak Firdaus , " ujarnya.

Selama menjabat Plt Walikota Pekanbaru lanjut Ayat tentunya bagaimana program-program yang sudah berjalan agar lebih dimaksimalkan kembali. "Yang jelas, sukses kan Pilkada 2018 dan jalankan program-program yang sudah ada dengan baik lagi," ujarnya. Dengan ditunjuk saya sebagai Plt Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi juga menghimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga Netralitasnya.

"Diharapkan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru agar dapat menjaga netralitas saat Pilkada Riau 2018 berlangsung, jangan ada nanti ASN dipanggil oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang hanya berpihak kepada calon-calon gubernur dan wakil gubernur tertentu dan ini dapat merugikan diri sendiri," imbau Ayat. (rtc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.