Berikut Prakiraan Cuaca 12 Kabupaten di Riau saat Munculnya Fenomena Super Blue Blood Moon

Dibaca: 28750 kali  Rabu, 31 Januari 2018 | 11:01:14 WIB
Berikut Prakiraan Cuaca 12 Kabupaten di Riau saat Munculnya Fenomena Super Blue Blood Moon
Ket Foto :

Riautribune:Fenomena langka Super Blue Blood Moon yang terjadi mulai Rabu (31/1/2018) petang hingga malam nanti, akan dapat disaksikan oleh masyarakat di Provinsi Riau.

 

Cuaca juga diprediksi memungkinkan. Kepala Seksi data dan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru Slamet Riyadi mengatakan, cuaca petang nanti hingga malam akan cerah, sehingga fenomena ini dapat dilihat.

 

"Cuaca nanti diprakirakan cerah - berawan," ungkapnya berbincang dengan GoRiau.com, Rabu siang.

 

Berikut rincian kondisi cuaca diseluruh wilayah di Provinsi Riau hari ini, mulai pagi sampai malam nanti:

 

1. Bagansiapipi Kabupaten Rohil.

Prakiraan cuaca pada pagi hari (31 Januari 2018) dalam kondisi berawan, siang kondisi cerah berawan hingga malam dan berawan pada dinihari.

 

2. Dumai.

 

Udara kabur saat pagi, cerah berawan ketika siang, cerah saat malam hari serta cerah berawan pada dini hari.

 

3. Pasirpengaraian Kabupaten Rohul

 

Udara kabur pada pagi hari, kemudian cerah pada siang sampai malam hari dan cerah berawan ketika dini hari.

 

4. Bengkalis.

 

Di sini diprakirakan cuaca cerah berawan saat pagi, dan kondisi cerah pada siang, malam sampai dini hari.

 

5. Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti.

 

Cerah berawan pada pagi, cerah saat siang hari dan cerah berawan ketika malam sampai dini hari nanti.

 

6. Siak Sri Indrapura Kabupaten Siak.

 

Udara kabur pada pagi hari, cerah berawan saat siang dan cerah pada malam hari. Sementara dini hari diprakirakan udara kabur.

 

7. Pekanbaru

 

Kabut pada pagi hari, seperti yang terjadi tadi, kemudian cerah saat siang sampai malam hari, dan cerah berawan ketika dini hari.

 

8. Bangkinang Kabupaten Kampar.

 

Prakiraan cuaca di sini udara kabur saat pagi, cerah berawan pada siang hari, cerah ketika malam hingga dini hari nanti.

 

9. Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan.

 

Udara kabur saat pagi hari, cerah ketika siang hingga malam hari dan udara kabur pada saat dini hari.

 

10. Talukkuantan Kabupaten Kuansing.

 

Cerah pada pagi hari, cerah berawan saat siang hingga malam dan cerah kembali pada dini harinya.

 

11. Rengat Kabupaten Inhu.

 

Udara kabur pada pagi hari, cerah saat siang, cerah berawan pada malam hari hingga dini hari.

 

12. Tembilahan Kabupaten Inhil.

 

Udara kabur saat pagi, cerah berawan pada siang, cerah ketika malam dan udara kabur pada dini hari.

 

Inilah Prakiraan cuaca menurut BMKG Stasiun Pekanbaru sepanjang hari ini, Rabu, di mana akan terjadi fenomena langka yakni Super Blue Blood Moon.

 

Jika kondisi malam ini cerah, tentunya akan lebih maksimal untuk melihatnya, bahkan dengan mata telanjang. Super Blue Blood Moon merupakan gabungan tiga fenomena, yakni Supermoon, Bluemoon serta Bloodmoon.

 

Ini merupakan peristiwa langka. Super Blue Blood Moon dapat disaksikan diseluruh Indonesia, dengan waktu yang berbeda-beda. Terjadinya gerhana bulan sebagian sekitar pukul 18.48 WIB, gerhana total pada 19.51 WIB, akhir gerhana total 21.07 WIB dan akhir gerhana sebagian pada 22.11 WIB.

 

Gerhana bulan total sendiri durasinya sekitar satu jam 16 menit, yang disebut-sebut sebagai gerhana bulan terlama Abad ini. Supermoon adalah saat bulan berada dekat Bumi sehingga terlihat sedikit lebih besar. Sedangkan Bluemoon, bulan purnama kedua dalam satu bulan Masehi. Sementara Bloodmoon saat bulan berwarna merah darah selama gerhana bulan total. (go)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.