Bank Riau Kepri

Dapat Rating A (idn) dari Lembaga Rating Internasional Fitch Rating

Dibaca: 19153 kali  Senin, 29 Januari 2018 | 15:46:40 WIB
Dapat Rating A (idn) dari Lembaga Rating Internasional Fitch Rating
Ket Foto :

Riautribune:Bank Riau Kepri kembali mengafirmasi peringkat A (idn) untuk rating investasi jangka panjang nasional dan peringkat F1 (idn) untuk rating hutang jangka pendek nasional dari lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings.

 

Fitch Ratings menyebutkan, outlook Bank Riau Kepri adalah Stabil. Di Indonesia terkait dengan penggunaan peringkat yang diterbitkan oleh lembaga pemeringkat yang diakui Bank Indonesia diantaranya adalah Fitch Ratings,Moody’s Investor Service, Standard and Poor’s.

 

Pemerintah Indonesia sendiri juga menggunakan ke 3 lembaga tersebut untuk mendapat peringkat investasi yang dipergunakan untuk bidang investasi.

 

Bank Riau Kepri yang berkewajiban setiap tahun dievaluasi tingkat rating investasinya, menggunakan lembaga Fitch Rating. Fitch's memberikan peringkat kepada perusahaan berdasarkan skala mulai dari "AAA" hingga "D dan yang terrendah adalah NR. Bank Riau Kepri diberikan rating peringkat A (idn) untuk rating investasi jangka panjang nasional dan peringkat F1 (idn) untuk rating hutang jangka pendek nasional dari lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings.

 

Rating A untuk bidang investasi adalah termasuk yang terbaik dan dibawahnya masih ada rating BBB dengan arti: Perusahaan kelas menengah, dimana saat ini dalam kondisi memuaskan, BB : kecenderungan mengalami perubahan dalam situasi ekonomi, B : diperhatikan adanya variasi situasi keuangan, CCC : saat ini goyah dan tergantung pada kondisi ekonomi yang menguntungkan agar dapat memenuhi kewajibannya, CC : sangat goyah, obligasi yang sangat spekulatif, C : sangat goyah sekali, kemungkinan pailit atau menunggak pembayaran tetapi tetap melanjutkan pembayaran obligasinya, D : gagal bayar dalam kewajibannya dan S&P meyakini bahwa akan terjadi gagal bayar atas sebagian besar atau seluruh kewajibannya, NR : tidak diberikan peringkat.

 

Sedangkan peringkat F1 (idn) yang diraih Bank Riau Kepri untuk rating hutang jangka pendek nasional dari lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings tersebut bermakna peringkat terbaik , menunjukkan bahwa debitur memiliki kapasitas yang besar guna memenuhi kewajibannya.

 

Di bawah peringaat FI masih ada peringkat F2: peringkat baik dengan kapasitas yang memuaskan dari debitur guna memenuhi kewajibannya, F3: peringkat cukup dengan kapasitas yang memadai dari debitur guna memenuhi kewajibannya namun kemunduran ekonomi yang terjadi dalam waktu dekat dapat berpengaruh pada komitmen debitur, B: kondisi spekulatif dan debitur hanya memiliki kapasitas yang minimal guna memenuhi kewajibannya dan rentan terhadap penurunan kondisi keuangan dan ekonomi. C : kemungkinan gagal bayar amat tinggi dan komitmen keuangan dari debitur adalah amat tergantung pada situasi yang menguntungkan baik dalam dunia usaha maupun dalam kondisi ekonomi, D: telah gagal bayar.

 

Menurut Dirut Bank Riau Kepri Dr Irvandi Gustari, hasil peringkat yang diperoleh dari Lembaga Internasional - Fitch Rating ini yaitu rating peringkat A (idn) untuk rating investasi jangka panjang nasional dan peringkat F1 (idn) untuk rating hutang jangka pendek nasional dari lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings, adalah merupakan nikmat Allah. "Ini semua adalah hasil kinerja bersama dari semua jajaran di Bank Riau Kepri, dari Komisaris, Direksi, Pindiv, Pincab sampai Pinkedai serta segenap karyawan , dan tak kalah pentingnya adalah dukungan penuh dari para pemegang saham Bank Riau Kepri," katanya. (tp)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Senin, 13 Agustus 2018 - 19:26:36 WIB

Michale: "Kami Harap Mitra Paham, Perusahaan Juga Harus Bertahan"

PEKANBARU-riautribune: Menanggapi aksi demo yang dilakukan oleh ratusan sopir Gocar di Pekanbaru, Senin (13/8),Vice President Corporate Communications GO-JEK Michael Say mengatakan, pihaknya sangat terbuka mendengarkan masukan dari mitra, namun demikian pihak Gojek Indonesia berharap para mitra memahami, karena perusahaan harus bertahan terhadap kondisi pasar.