Polda Riau Serukan Jajarannya Jaga Netralitas Pilkada 2018.

Dibaca: 24619 kali  Rabu, 17 Januari 2018 | 14:51:36 WIB
Polda Riau Serukan Jajarannya Jaga Netralitas Pilkada 2018.
Ket Foto :

PEKANBARU -Riautribune.com. Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar Latihan Pra Operasi Mantap Praja Muara Takus 2018, Rabu (17/1/2018) untuk menghadapi Pilkada serentak tahun ini.

Dalam latihan yang berlangsung tiga hari tersebut, aparat diberi pembekalan terkait pengamanan perhelatan pesta demokrasi tersebut.

Latihan tersebut digelar di Mako Brimobda Polda Riau dan dibuka oleh Wakapolda Brigjen Ermi Widiyatno, serta dihadiri sejumlah pejabat utama (PJU). Ermi yang mewakili Kapolda Riau Irjen Nandang juga memberikan sejumlah arahan penting bagi personelnya yang dilibatkan dalam pengamanan Pilkada serentak itu.

Beberapa poin yang disampaikan Brigjen Ermi, antara lain agar jajarannya menjaga netralitas selaku Polri, untuk tidak terlibat politik praktis. Bahkan polisi juga harus menghindari untuk melakukan foto bersama dengan kandidat atau pasangan calon (Paslon).

Sesuai temanya, Latihan Pra Operasi Mantap Praja Muara Takus ini bertujuan untuk memberikan materi seputar pengamanan perhelatan pesta demokrasi. Tentunya itu sebagai wujud kesiapan Polda Riau dalam proses pengamanan pemilihan gubernur/wakil serta calon bupati terpilih nantinya.

Dengan adanya pelatihan, kemampuan dan keterampilan aparat yang ditugaskan dalam seluruh rangkaian pengamanan dapat maksimal, profesional dan proposional.

Bukan tanpa alasan, karena penyelenggaraan Pilkada bakal menentukan berbagai aspek kehidupan masyarakat nantinya. Ini juga akan berdampak pada hal-hal lain, semisal potensi gangguan hingga gangguan nyata yang diakibatkan ketidakpuasan terhadap penyelenggara atau sesama peserta Pilkada, yang tentunya berimplikasi dengan munculnya gangguan Kamtibmas.

Mengantisipasi ini, polisi harus punya landasan penguasaan teknis dan taktis opetasi, terlatih secara prosedur, mampu berkoordinasi dan bekerja sama dalam operasi kepolisian untuk pengamanan Pilkada ini. Ermi pun menginginkan agar personel yang dilibatkan supaya mengikuti pelatian secara maksimal.

Terpisah, Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo menambahkan, selama tiga hari latihan ini, personel akan diberi materi hingga pelatihan langsung berupa simulasi pengamanan terhadap calon kepala daerah. "Jadi ada pemberian materi dan prakteknya, termasuk tata cara pengamanan kotak suara," singkat dia. (gr)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.