Ahli: Tangani Masalah LGBT Perlu Peran Ulama

Dibaca: 38365 kali  Kamis, 11 Januari 2018 | 09:06:54 WIB
Ahli: Tangani Masalah LGBT Perlu Peran Ulama
Ket Foto : ilustrasi internet

PADANG -- riautribune : Konsultan penyakit tropik dan infeksi Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil Padang dr Armen Ahmad SpPd mengatakan perlu sinergi banyak pihak untuk mengatasi persoalan Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT). Terutama juga butuh peran ulama dalam mengatasi masalah ini.

"Kalau dari sisi medis jelas itu tugas dokter. Namun, soal bagaimana seseorang bisa berhenti memakai narkoba atau berhubungan seks bebas hingga berhubungan sesama jenis perlu peran ulama," katanya di Padang, Rabu (10/1).

Ia menceritakan sudah banyak menangani pasien LGBT yang divonis positif HIV. Namun, untuk solusi agar mereka berhenti melakukan perilaku yang berisiko tersebut tidak cukup hanya dengan dokter.

"Saya pernah bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Kota Padang untuk memberikan penyuluhan kepada wanita tuna susila. Namun, karena tidak berkelanjutan akhirnya banyak yang kembali melacur," ujarnya.

Oleh sebab itu, perlu dipikirkan juga solusi ekonomi bagi mereka yang rentan tersebut. Ia menilai keberadaan regulasi dan aturan hukum penting untuk memayungi dan membentengi. Namun, sosialisasi dan penyuluhan langsung kepada mereka yang berisiko juga tak kalah penting.

"Selama ini banyak yang terjerumus karena ketidaktahuan. Oleh sebab itu, sosialisasi menjadi penting," katanya.

Ia memaparkan sesuai data pada 2016 terdapat 186 orang penderita HIV di Sumbar. Sebanyak 40 orang di antaranya tidak mengaku penyebab mereka tertular virus itu. "Sebanyak 70 orang mengaku karena berhubungan sesama jenis antara laki-laki dengan laki-laki," ujarnya.

Sebelumnya Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kota Padang dr Zubir Yunis mengatakan hingga saat ini belum ada obat untuk mengobati AIDS dan yang dapat dilakukan hanya mencegah agar tidak semakin berkembang. Untuk mencegah terjadinya penularan, kata dia, perlu dilakukan sosialisasi agar publik semakin paham risiko dan bahaya HIV/AIDS.(antr)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.