Bupati Inhil Resmikan 'Kampoeng Selfie'

Dibaca: 22135 kali  Rabu, 03 Januari 2018 | 14:52:48 WIB
Bupati Inhil Resmikan 'Kampoeng Selfie'
Ket Foto : foto Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan meresmikan 'Kampoeng Selfie'
TEMBILAHAN - riautribune : Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan meresmikan 'Kampoeng Selfie' yang berada di Jalan Datuk Bandar, Tembilahan. 'Kampoeng Selfie' yang dibentuk terdiri dari beberapa Gang di Jalan tersebut, yakni Gang Sakura dan Gang Sejori.
 
'Kampoeng Selfie' sendiri merupakan bagian dari program Bantuan Dana Investasi (BDI) Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia yang direalisasikan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.
 
Bupati Inhil, HM Wardan mengatakan, implementasi program Kotaku adalah sebuah langkah penting yang harus ditindaklanjuti untuk menuntaskan permasalahan kawasan kumuh, khususnya di 'Negeri Seribu Parit'.
 
"Sebagaimana yang dicanangkan oleh Pusat, di tahun 2019, seluruh kawasan di Indonesia dapat terbebas dari Kumuh. Begitu pula dengan kita, Kabupaten Inhil mesti terbebas dari kumuh di tahun 2019," kata Bupati saat berada di 'Kampoeng Selfie', Tembilahan, Selasa (2/1/2017) pagi.
 
Hal utama yang perlu dilakukan dalam pengentasan kawasan kumuh di Kabupaten Inhil, menurut Bupati ialah adanya sinergi dari berbagai pihak terkait, termasuk masyarakat setempat.
 
"Nanti kita akan minta kepada Bappeda untuk ini diprogramkan melalui Pokja menyusun rencana penekanan angka kawasan kumuh. Yang terpenting dalam implementasi program 'Kotaku' ialah keikutsertaan masyarakat, pemberdayaan elemen masyarakat," urai Bupati.
 
Untuk keberlangsungan hasil pelaksanaan program 'Kotaku' berupa 'Kampoeng Selfie' yang telah ada ini, Bupati mengimbau agar masyarakat bersikap pro - aktif untuk menjaga dan merawatnya.(adv/diskominfo inhil/akmal)
 
Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.