Dialog Pemuda Lintas Agama,

Gubri Ingatkan Jaga Kerukunan Umat Beragama

Dibaca: 20283 kali  Kamis, 28 Desember 2017 | 14:39:58 WIB
Gubri Ingatkan Jaga Kerukunan Umat Beragama
Ket Foto :

PEKANBARU - riautribune : Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengingatkan kepada para pemuda untuk menjaga kerukunan antar umat beragama di Provinsi Riau. Hal tersebut diungkapkannya saat membuka Kegiatan Dialog Pemuda Lintas Agama di Provinsi Riau, bertempat di Hotel Alpha, Kamis (28/12).

Adapun tujuan kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau ini adalah untuk memperkuat kerukunan umat beragama di Provinsi Riau.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dalam sambutannya mengatakan bahwa peranan pemuda sangat penting dalam memperkuat kerukunan umat beragama di Provinsi Riau. "Kita harus memiliki komitmen bersama dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di Provinsi Riau," kata Gubri.

Keberagaman penduduk di Provinsi Riau dapat menimbulkan pergesekan di masyarakat, oleh karena itu Gubri mengajak kepada seluruh hadirin melalui kegiatan ini untuk berupaya menjaga keharmonisan dalam bermasyarakat.

Isu-isu antar umat beragama yang memecah belah masyarakat yang saat ini terjadi, menurut Gubri terjadi karena penyalahgunaan penggunaan teknologi. "Sehingga terjadi pergesekan di masyarakat, perlu adanya upaya untuk membentengi diri sendiri," ungkap Gubri.

Gubri kemudian mengingatkan kepada para pemuda untuk membentengi diri melalui pemahaman agama agar kerukunan antar umat beragama tetap harmonis. "Semoga melalui kegiatan ini, FKUB mampu mengatasi masalah kerukunan antar umat beragama," tutup Gubri.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolda Riau, unsur Forkopimda di lingkungan Pemprov Riau, serta ormas lintas agama. (mcr)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.