Polri Mendorong Tiga Perwira Tingginya Maju di Pilkada 2018

Dibaca: 37054 kali  Sabtu, 23 Desember 2017 | 10:10:53 WIB
Polri Mendorong Tiga Perwira Tingginya Maju di Pilkada 2018
Ket Foto :

JAKARTA - riautribune : Tiga perwira tinggi Polri harus mengundurkan diri jika Komisi Pemilihan Umum Daerah menetapkannya sebagai pasangan calon pada Pilkada 2018.

 “Begitu ditetapkan sebagai calon otomatis harus mengundurkan diri,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum, Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta pada  Jumat 22 Desember 2017.

Martinus menjelaskan ketiga perwira tinggi itu sudah berkomunikasi secara lisan dengan pimpinan Polri. Bahkan pihak Polri mendorong pencalonan itu.  "Dan kita mendorong, pasti diizinkan Pak Kapolri."

Menurutnya, sampai saat ini ada tiga perwira tinggi Polri yang terpantau bakal maju pada Pilkada 2018. Ketiganya adalah Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Safaruddin, Kepala Korps Brimob Irjen Pol Murad Ismail dan Wakalemdiklat Polri Irjen Pol Anton Charliyan.

Irjen Pol Safaruddin kabarnya maju sebagai bakal calon Gubernur Kalimantan Timur melalui PDIP.  Partai berlambang Banteng  ini telah memutuskan mengusung Murad Ismail sebagai bakal calon Gubernur Maluku, berpasangan dengan Bupati Maluku Barat Daya, Barnabas Orno.

Sementara itu, Anton Charliyan kabarnya diusung sebagai bakal calon Gubernur Jawa Barat pada Pilkada 2018. Anton memang pernah menjadi Kepala Polda Jawa Barat.(tmpo)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Nasional" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.