Anggota Dewan Minta Pemkab Perhatian Kelancaran Pembayaran 

Dibaca: 8320 kali  Jumat, 01 Desember 2017 | 15:43:13 WIB
Anggota Dewan Minta Pemkab Perhatian Kelancaran Pembayaran 
Ket Foto : Anggota DPRD Rokan Hilir (Rohil) Hj Suryati 

ROKAN HILIR-riautribune: Anggota DPRD Rokan Hilir (Rohil) Hj Suryati mendorong pemerintah daerah untuk bisa memperhatikan agar kelancaran pembayaran bagi honorer bisa dilaksanakan secara teratur. Artinya para honorer tidak menunggu terlalu lama baru bisa mendapatkan honor dari pengabdian yang telah mereka lakukan. 


"Gaji honor itu baiknya setiap bulan sudah bisa direalisasikan, apalagi yang pekerjaannya berkaitan dengan pelayanan dan kepentingan publik," kata Hj Suryati, kemarin. 


Dari melakukan kegiatan reses di beberapa titik di Kecamatan Bangko menurut Suryati dirinya mendapatkan keluhan yang banyak mengenai sistem pembayaran honor yang begitu lambat.  Padahal pekerjaan yang dilakukan oleh honorer tersebut sangat penting seperti tenaga medis, guru, kebersihan, di lingkup dinas dan lain-lain.  

"Sebaiknya pemkab untuk bisa mencarikan jalan keluarnya agar pembayaran honor ini bisa dilaksanakan rutin kalau bisa setiap bulan, apalagi besaran honornya kan tidak mencapai UMR," kata Suryati. 
Keberadaan tenaga honorer terangnya tidak bisa dianggap sepele karena sangat diperlukan apalagi bila jumlah pegawai yang ada belum memadai untuk pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. (Adv)
 

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Legislator" Index »

Rabu, 25 April 2018 - 22:56:08 WIB

Sedang Asyik Merekap Nomor, Dua Lelaki di Inhil Diamankan Polisi

Sedang asyik merekap nomor sie jie, dua orang lelaki, diamankan Unit Opsnal Sat Reskrom Polres Indragiri Hilir, Rabu, 25 April 2018. Penangkapan kedua tersangka kasus tindak perjudian itu, dibenarkan oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir AKP M. Adhi Makayasa, S.H., S.I.K., kepada awak tribratanews.polri.go.id. "Salah seorang pelaku adalah pemain lama, dan pernah dihukum karena kasus yang sama, pada tahun 2013", terang AKP Adhi.