Kampar Kirim 45 Peserta Ikuti MTQ ke-36 Provinsi Riau

Dibaca: 37118 kali  Kamis, 07 Desember 2017 | 14:16:42 WIB
Kampar Kirim 45 Peserta Ikuti MTQ ke-36 Provinsi Riau
Ket Foto :

BANGKINANG - riautribune : Kabupaten Kampar akan mengirimkan 45 peserta dan dua orang pendamping pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-36  Tingkat provinsi Riau 20I7 di Kota Dumai yang akan digelar pada tanggal 9 - 16 Desember 2017. Mereka akan mengikuti 7 cabang dengan 22 golongan perlombaan.

"Tujuh cabang yang akan kita ikuti, lomba Tilawah, Tahfiz, Khat, Tafsir, Fahmil, Syarhil dan cabang Musabaqah Makalah Alqur'an (MMQ). Adapun cabang MTQ ini dengan 22 golongan lomba," jelas panitia koordinator seksi musabaqah dan Kafilah Kampar, Syafirzal Azis kepada GoRiau.com, Rabu (6/12/2017) siang tadi.

"Kita akan mengutus sebanyak 44 orang peserta mengikuti lomba MTQ di Kota Dumai, dan ditambah dua orang pendamping sebagai pendamping untuk golongan peserta cacat netra," ungkap Syafirzal dan mengatakan penyampaian ini sesuai dengan surat mandat Bupati Kampar Nomor 451.15/KS/ 2017/224.

"Kesiapan kafilah, pemondokan dan keberangkatan maupun terhadap pelaksanaan perlombaan sudah kami rapatkan tadi bersama Kepala Bagian Kesra Setda Kampar, Kepala Organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, Ibu Sekda Kampar, PKK Kampar serta seluruh kepanitiaan. Ya, semoga saja nanti Kampar dapat mencampai target yang terbaik pada MTQ tahun 2017 di Kota Dumai," tutupnya. (grc)

Akses Riautribune.com Via Mobile m.riautribune.com
 
Tulis Komentar Index »
Baca Juga Kumpulan Berita "Fokus Riau" Index »

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.

Rabu, 19 September 2018 - 11:04:12 WIB

Legislator Pertanyakan Dasar Penyusunan RUU Kerja Sama Pertahanan Luar Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mempertanyakan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara yang tidak dimasukkan sebagai dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Luar Negeri Bidang Pertahanan, khususnya dalam pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Kerja Sama antara Indonesia dengan Arab Saudi dan Belanda di Bidang Pertahanan.